Full width home advertisement

Meuseuraya

Nisan Aceh

Video

Numismatik

Manuskrip

Poster Sejarah

Post Page Advertisement [Top]


Hamparan Sunyi yang Hidup

Di hamparan datar itu, kini, tidak terdengar lagi suara gaduh dari bermacam kesibukan. Tidak tampak lagi regu-regu laskar yang menarik roda meriam. Tidak terlihat lagi pria-pria berpakaian gelap dan berkopiah khas, berjalan tegap penuh wibawa, memantau prajurit-prajurit yang sedang memanggul berikat-ikat senapan dan pedang. Tidak pula terlihat lagi tungku-tungku yang dinyalakan untuk menyiapkan makanan bagi ribuan prajurit. Laki-laki dan wanita yang ramai di sana telah menyelinap ke balik tirai zaman, dan diam dalam rahmat Tuhan Yang Maha Penyayang.

Hamparan datar itu, kini, telah sunyi. Angin malam nan dingin bertiup merangkul kesunyiannya. Ia hanyalah saksi bisu atas peristiwa-peristiwa dari sebuah epos kepahlawanan, semangat pengorbanan dan keberanian yang dikagumi dunia. Memadailah baginya sebuah kehormatan yang takkan terlukis kata ketika ia memeluk jasad-jasad mereka yang pada saat meninggalkan dunia ini telah disambut para bidadari syurga. Meskipun sunyi, meskipun sepi, dan meskipun di atasnya hewan-hewan ternak merumput dengan nyaman, namun relung dadanya masih saja dipenuhi keharuman darah para syuhada Prang Sabilillah yang agung. Ia boleh saja terpencil, boleh saja luput dari pandangan mata generasi yang hidup hari ini, tapi ia tidak akan pernah pudar rasa bangganya sebagai pemeluk jasad-jasad yang dinyatakan dalam Kalamu-Llah Yang Mulia sebagai orang-orang yang tidak mati. Ia adalah hamparan sunyi yang masih saja menyaksikan suatu kehidupan.
وَلَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ
"Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; sebenarnya mereka itu hidup, di sisi Tuhan-nya mendapat rezeki." (Al 'Imran: 169)
Itulah kisah dari satu hamparan datar yang terletak di sekitar Masjid Tua Gampong Buloeh, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, di mana jasad Panglima Prang Sabilillah Aceh Darussalam, Almarhum Tuanku Hasyim Bangta Muda, telah dimakamkan bersama para syuhada lainnya. Semoga rahmat dan ampunan Allah Ta'ala senantiasa tercurah kepada mereka.
Pasar Paloh
Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Aceh
5.371314, 95.842517

 












Google Map.cdr







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib